Keunikan Dibalik Hebohnya Penemuan Batu Sapta Warna

Baca Cepat [Tampilkan]
Batu akik emang sedang buming-bumingnya saat ini di pelosok daerah, kota-kota besar, dan bahkan sampai mendunia dari berbagai macam jenis batu akik. Batu akik sendiri memang bermacam jenisnya dan mempunyai nama sendiri entah itu dari nama daerah, nama si penemu, nama buatan dan lain sebagainya. Selain memiliki keindahan untuk dijadikan hiasan batu akik ini dapat dijadikan bisnis jual beli batu akik yang bisa mendapatkan keuntungan besar karena jenis-jenis tertentu memiliki harga yang sangat mahal.


Batu Sapta Warna
Gambar batu sapta warna (sumber : google.com)

Seperti kemaren Kofrensi Asia Afrika (KAA) setiap perwakilan negara diberikan batu akik sebagai suvenir dan batu tersebut jenis panca warna garut. Kita telah memperkenalkan hasil bumi kita dari jenis batu akik kepada negara-negara bahwa Indonesia adalah negri yang sangat kaya dan disebut tanah surga.

Kali ini saya akan menjelaskan tentang batu akik berjenis sapta warna yang heboh di media televisi dengan ditemukannya bongkahan batu akik 3 biji di belakang rumah seorang warga sebut saja Anita Anggraeni ketika hendak menggali sumur secara tidak sengaja oleh para tukang dan iya diambilnya benar itu bongkahan batu dan diberi nama batu sapta warna. Dengan sumeringah Anggraeni memperlihatkan ketiga bongkahan tersebut kepada warga bahwa dia menukan batu di belakang rumahnya. Di balik wajah cantik dan senyum manawan anggaraeni mengumumkan telah menemukan batu dan itu semua berawal dari mimfi ujarnya.

Bermula dari mimpi bertemu tiga pria bersorban, Anita Anggraeni, petani cantik asal Dusun Pabrikan Desa Jambesari RT 6 Rw 2, Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang menemukan batu akik. Beratnya batu akik itu sekitar 10 kilogram. Batu itu kemudian dinamakan sapta warna. Batu akik tersebut ditemukan di dapur rumahnya saat ia sedang mengganti ubin. "Awalnya ketika saya mimpi bertemu tiga pria bersorban," ujar Anita, Rabu (13/5/2015).

Saat kuli bangunan menggali lantai tanah dapur, ia mendapati bongkahan batu yang sebagian keluar. Kejadiannya pada 7 Mei 2015 lalu. Ia tidak menduga batu itu akik karena ketika ditemukan sudah berlumut. Ketika para kuli hendak mengangkatnya, mereka tidak bisa.

Keunikan batu sapta warna :


  • Warna : walau diberinama Sapta warna, tetapi batuan ini memiliki lebih dari 7 warna yaitu biru (paling dominan) kuning, abu-abu, merah, hijau, coklat dan putih.

  • Motif : Batua tersebut memiliki motif menyerupai belang kulit ular.

  • Jenis Batu : Batu akik ini merupakan gabungan dari tiga jenis batu, yaitu Jesper, Kalsedoni, dan Indocrase.

  • Asal Batuan : Batuan ini dipercaya terbentuk ribuan tahun, dari leleran magma letusan gunung, jadi bukan batuan yang berasal dari fosil binatang.

  • Bentuk : Batuan ini memiliki tiga bentuk berbeda tergantung dari sudut pandang yaitu bentuk kepala harimau, bentuk cakar, dan bentuk ular. Karena alasan ini, batuan ini disarankan tidak dipotong karena akan mengurungi keunikan aslinya.


Demikian yang saya jelaskan tentang keunikan batu sapta warna yang menghebohkan kota malang dengan ditemukannyanya bongkahan batu oleh seorang warga yang cantik dibelakang rumahnya oleh ketika sedang menggali oleh para tukang dan ditemukanlah 3 bongkahan batu dan diberi warna sapta warna karena warnanya lebih dari lima bukan panca warna lagi.
Batu akik emang sedang buming-bumingnya saat ini di pelosok daerah, kota-kota besar, dan bahkan sampai mendunia dari berbagai macam jenis batu akik. Batu akik sendiri memang bermacam jenisnya dan mempunyai nama sendiri entah itu dari nama daerah, nama si penemu, nama buatan dan lain sebagainya. Selain memiliki keindahan untuk dijadikan hiasan batu akik ini dapat dijadikan bisnis jual beli batu akik yang bisa mendapatkan keuntungan besar karena jenis-jenis tertentu memiliki harga yang sangat mahal.


Batu Sapta Warna
Gambar batu sapta warna (sumber : google.com)

Seperti kemaren Kofrensi Asia Afrika (KAA) setiap perwakilan negara diberikan batu akik sebagai suvenir dan batu tersebut jenis panca warna garut. Kita telah memperkenalkan hasil bumi kita dari jenis batu akik kepada negara-negara bahwa Indonesia adalah negri yang sangat kaya dan disebut tanah surga.

Kali ini saya akan menjelaskan tentang batu akik berjenis sapta warna yang heboh di media televisi dengan ditemukannya bongkahan batu akik 3 biji di belakang rumah seorang warga sebut saja Anita Anggraeni ketika hendak menggali sumur secara tidak sengaja oleh para tukang dan iya diambilnya benar itu bongkahan batu dan diberi nama batu sapta warna. Dengan sumeringah Anggraeni memperlihatkan ketiga bongkahan tersebut kepada warga bahwa dia menukan batu di belakang rumahnya. Di balik wajah cantik dan senyum manawan anggaraeni mengumumkan telah menemukan batu dan itu semua berawal dari mimfi ujarnya.

Bermula dari mimpi bertemu tiga pria bersorban, Anita Anggraeni, petani cantik asal Dusun Pabrikan Desa Jambesari RT 6 Rw 2, Kecamatan Poncokusumo Kabupaten Malang menemukan batu akik. Beratnya batu akik itu sekitar 10 kilogram. Batu itu kemudian dinamakan sapta warna. Batu akik tersebut ditemukan di dapur rumahnya saat ia sedang mengganti ubin. "Awalnya ketika saya mimpi bertemu tiga pria bersorban," ujar Anita, Rabu (13/5/2015).

Saat kuli bangunan menggali lantai tanah dapur, ia mendapati bongkahan batu yang sebagian keluar. Kejadiannya pada 7 Mei 2015 lalu. Ia tidak menduga batu itu akik karena ketika ditemukan sudah berlumut. Ketika para kuli hendak mengangkatnya, mereka tidak bisa.

Keunikan batu sapta warna :


  • Warna : walau diberinama Sapta warna, tetapi batuan ini memiliki lebih dari 7 warna yaitu biru (paling dominan) kuning, abu-abu, merah, hijau, coklat dan putih.

  • Motif : Batua tersebut memiliki motif menyerupai belang kulit ular.

  • Jenis Batu : Batu akik ini merupakan gabungan dari tiga jenis batu, yaitu Jesper, Kalsedoni, dan Indocrase.

  • Asal Batuan : Batuan ini dipercaya terbentuk ribuan tahun, dari leleran magma letusan gunung, jadi bukan batuan yang berasal dari fosil binatang.

  • Bentuk : Batuan ini memiliki tiga bentuk berbeda tergantung dari sudut pandang yaitu bentuk kepala harimau, bentuk cakar, dan bentuk ular. Karena alasan ini, batuan ini disarankan tidak dipotong karena akan mengurungi keunikan aslinya.


Demikian yang saya jelaskan tentang keunikan batu sapta warna yang menghebohkan kota malang dengan ditemukannyanya bongkahan batu oleh seorang warga yang cantik dibelakang rumahnya oleh ketika sedang menggali oleh para tukang dan ditemukanlah 3 bongkahan batu dan diberi warna sapta warna karena warnanya lebih dari lima bukan panca warna lagi. Download PDF
SeeCloseComments