Ciri-Ciri, Harga dan Cara Merawat Batu Giok Sojol

Baca Cepat [Tampilkan]
Batu akik sedikit-sedikit sudah mulai tidak buming seperti dulu lagi karena orang-orang kita cepet bosen dan sudah mempunyai semua kali ya jenis batu akik makannya sudah mulai hilang. Buat sebagian orang tidak karena sebagai pencinta batu akik atau bisnis pasti mencari jenis batu akik yang paling terbaru dan harganya yang sangat mahal. Kalau kata orang sundamah kaya obor baralak nyalanya langsung gede tapi cepet hilang habis jadi cepet buming cepet juga hilangnya. Di bawah ini akan saya jelaskan tentang batu giok sojol yang perlu anda ketahui dan semoga infonya sangat bermanfaat buat kita semua.


Batu Giok Sojol
Gambar batu giok sojol (sumber : google.com)

Orang-orang sekitar konon biasa memanfaatkan energi batu ini untuk mengobati berbagai penyakit. Caranya, batu sojol direndam saja dalam air, kemudian air rendamannya diminum. Sekali lagi hal2 yang disampaikan di atas tidak terkait dengan mistik, melainkan energi yang dipancarkan dari batu tersebut yang sering dijadikan alat kesehatan buat refleksi oleh para dokter. Batu Sojol sendiri berasal dari Provinsi Sulawesi Tengah dan terdiri dari beberapa varian.

Giok Sojol diyakini masuk dalam keluarga Jadeite. Akan tetapi sebagian pengamat batu percaya bahwa batu yang berwarna hijau ini termasuk dalam kelas Idocrase. Hal ini diperkuat dengan tampilan batu yang mirip dengan jenis Idocrase dari Aceh dan Sumatera Barat. Namun untuk diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan jenis mineral yang terkandung pada batu giok sojol ini.

Giok (green) Sojol – berwarna hijau atau kehijauan seperti layaknya warna batu giok, dan dianggap ‘lebih muda’ dari batu Sojol super, yang berwarna merah muda keputihan. Batu Sojol Super kerap pula disebut sebagai batu Marantale.. Namun ada juga pendapat yang membedakan antara sojol super dengan marantale. Pendapat ini membedakan antara sojol super dengan marantale.
Beberapa khasiat batu giok sojol yang diyakini oleh para penggemar batu ini yakni mampu untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Mulai dari asam urat, pegal-pegal, kram otot, susah tidur, hingga gangguan pencernaan.

Ada pula pendapat yang mnyatakan bahwa giok sojol terbagi lagi menjadi giok sojol dan giok sojol super. Yang membedakan antara kedua Varian itu adalah hanya terletak pada warna batunya. Yang super memiliki warna hijau yang lebih jernih (kurang campuran warna lainnya, seperti hitam dan putih susu) dibandingkan dengan yang bukan super, selebihnya sama saja, merupakan batu Giok Sojol.

Cara merawat batu giok sojol :


  • Lakukan teknik rendaman dengan memakai air ber PH tinggi atau beroksigen, cara ini dikenal bisa mempercepat kristalisasi batu dan mengeluarkan kandungan zat kapur di dalamnya.
  • Olesi dengan minyak baby oil atau zaitun setiap sebulan sekali dan digosok dengan kain katun yang bertekstur lembut, teknik ini untuk mempertahankan kilap batu agar terlihat kinclong. Atau dapat juga digosok menggunakan kertas dan serbuk intan seperti pada batu akik pada umumnya.
  • Untuk menjaga kebersihan batu sojol yang sudah diikat dengan emban/ring, maka dapat dicuci atau direndam dengan sabun cair (sunlight) atau sabun mandi. Diamkan 3-5 menit kemudian ambil dan sikat dengan sikat halus, setelah itu kerigkan dengan tissue atau lap kain kering.
  • Simpan batu sojol pada suhu ruangan yang tidak terkena sinar matahari langsung, namun jangan disimpan ditempat yang berhawa panas seperti terkena sinar matahari langsung.
Harga batu giok sojol :

Harga pasaran Batu giok sojol cukup relatif. Batu tersebut akan mengalami peningkatan harga apabila dipasarkan di luar dari Pulau Sulawesi. Dalam sebuah acara Sulteng Expo 2015, Batu giok sojol dijual dengan harga Rp 200 ribu – Rp 1 juta. Harga ini ditentukan oleh ukuran, ring (ikatan batu cincin), serta keunikan teksturnya. Untuk ukuran sedang harganya berkisar Rp 300 ribu – Rp 500 ribu. dan untuk ukuran besar atau jumbo harganya bisa mencapai Rp 600 ribu – Rp 1 juta rupiah harga yang sangat relatif untuk mempunyai jenis batu akik yang satu ini selain untuk hiasan semata batu ini mempunyai khasiat terutama untuk kesehatan.

Ciri-ciri giok sojol adalah :


  • Batu green Sojol memiliki warna dominan hijau yang khas, yang berbeda dengan hijaunya batu bacan atau giok aceh. Dimana warna hijaunya tapak lebih muda dengan sedikit flek atau bercak hitam di dalam atau permukaannya. Namun ditemukan juga jenis giok sojol yang memiliki warna dominan hitam, merah bahkan pink.
  • Green sojol dikenal memiliki serat yang halus, seperti terlihat pada serat batu pirus namun dengan warna serat yang lebih beragam.
  • Batu Hijau Sojol biasanya ketika ditambang sudah dalam bentuk kristal yang baik (tidak / memiliki sedikit berkapur). Maka ketika disorot dengan senter akan terlihat tembus dengan bias warna hijau kekuningan. Tingkat kekerasannya 6-7,5 skala mohs, oleh karenanya batu ini ada yang mengkategorikan sebagai batu giok atau jade.

Bintik merah yang yang hadir merupakan mineral garnet jenis Almandine. Mineralisasi berupa pirit atau calcoirit hadir dalam bentuk ”spot” pada batuan tersebut. Penulis melakukan uji kekerasan batuan dilakukan dengan menggunakan “kuku jari” dan tidak memberikan bekas goresan. Berarti kekerasan batuan diatas 3 skala Mohs. Namun dengan menggunakan paku baja, batuan tergores dan meninggalkan cerat berwarna putih.

Nah itu dia sahabat penjelasan tentang batu giok sojol yang perlu anda ketahui sebagai pencinta batu akik selain untuk di jadikan hiasan batu akik ini bisa dijadikan alat untuk kesehatan lho sahabat dan bisa juga dijadikan bisnis jual beli.
Batu akik sedikit-sedikit sudah mulai tidak buming seperti dulu lagi karena orang-orang kita cepet bosen dan sudah mempunyai semua kali ya jenis batu akik makannya sudah mulai hilang. Buat sebagian orang tidak karena sebagai pencinta batu akik atau bisnis pasti mencari jenis batu akik yang paling terbaru dan harganya yang sangat mahal. Kalau kata orang sundamah kaya obor baralak nyalanya langsung gede tapi cepet hilang habis jadi cepet buming cepet juga hilangnya. Di bawah ini akan saya jelaskan tentang batu giok sojol yang perlu anda ketahui dan semoga infonya sangat bermanfaat buat kita semua.


Batu Giok Sojol
Gambar batu giok sojol (sumber : google.com)

Orang-orang sekitar konon biasa memanfaatkan energi batu ini untuk mengobati berbagai penyakit. Caranya, batu sojol direndam saja dalam air, kemudian air rendamannya diminum. Sekali lagi hal2 yang disampaikan di atas tidak terkait dengan mistik, melainkan energi yang dipancarkan dari batu tersebut yang sering dijadikan alat kesehatan buat refleksi oleh para dokter. Batu Sojol sendiri berasal dari Provinsi Sulawesi Tengah dan terdiri dari beberapa varian.

Giok Sojol diyakini masuk dalam keluarga Jadeite. Akan tetapi sebagian pengamat batu percaya bahwa batu yang berwarna hijau ini termasuk dalam kelas Idocrase. Hal ini diperkuat dengan tampilan batu yang mirip dengan jenis Idocrase dari Aceh dan Sumatera Barat. Namun untuk diperlukan penelitian lebih lanjut untuk menentukan jenis mineral yang terkandung pada batu giok sojol ini.

Giok (green) Sojol – berwarna hijau atau kehijauan seperti layaknya warna batu giok, dan dianggap ‘lebih muda’ dari batu Sojol super, yang berwarna merah muda keputihan. Batu Sojol Super kerap pula disebut sebagai batu Marantale.. Namun ada juga pendapat yang membedakan antara sojol super dengan marantale. Pendapat ini membedakan antara sojol super dengan marantale.
Beberapa khasiat batu giok sojol yang diyakini oleh para penggemar batu ini yakni mampu untuk mengobati berbagai jenis penyakit. Mulai dari asam urat, pegal-pegal, kram otot, susah tidur, hingga gangguan pencernaan.

Ada pula pendapat yang mnyatakan bahwa giok sojol terbagi lagi menjadi giok sojol dan giok sojol super. Yang membedakan antara kedua Varian itu adalah hanya terletak pada warna batunya. Yang super memiliki warna hijau yang lebih jernih (kurang campuran warna lainnya, seperti hitam dan putih susu) dibandingkan dengan yang bukan super, selebihnya sama saja, merupakan batu Giok Sojol.

Cara merawat batu giok sojol :


  • Lakukan teknik rendaman dengan memakai air ber PH tinggi atau beroksigen, cara ini dikenal bisa mempercepat kristalisasi batu dan mengeluarkan kandungan zat kapur di dalamnya.
  • Olesi dengan minyak baby oil atau zaitun setiap sebulan sekali dan digosok dengan kain katun yang bertekstur lembut, teknik ini untuk mempertahankan kilap batu agar terlihat kinclong. Atau dapat juga digosok menggunakan kertas dan serbuk intan seperti pada batu akik pada umumnya.
  • Untuk menjaga kebersihan batu sojol yang sudah diikat dengan emban/ring, maka dapat dicuci atau direndam dengan sabun cair (sunlight) atau sabun mandi. Diamkan 3-5 menit kemudian ambil dan sikat dengan sikat halus, setelah itu kerigkan dengan tissue atau lap kain kering.
  • Simpan batu sojol pada suhu ruangan yang tidak terkena sinar matahari langsung, namun jangan disimpan ditempat yang berhawa panas seperti terkena sinar matahari langsung.
Harga batu giok sojol :

Harga pasaran Batu giok sojol cukup relatif. Batu tersebut akan mengalami peningkatan harga apabila dipasarkan di luar dari Pulau Sulawesi. Dalam sebuah acara Sulteng Expo 2015, Batu giok sojol dijual dengan harga Rp 200 ribu – Rp 1 juta. Harga ini ditentukan oleh ukuran, ring (ikatan batu cincin), serta keunikan teksturnya. Untuk ukuran sedang harganya berkisar Rp 300 ribu – Rp 500 ribu. dan untuk ukuran besar atau jumbo harganya bisa mencapai Rp 600 ribu – Rp 1 juta rupiah harga yang sangat relatif untuk mempunyai jenis batu akik yang satu ini selain untuk hiasan semata batu ini mempunyai khasiat terutama untuk kesehatan.

Ciri-ciri giok sojol adalah :


  • Batu green Sojol memiliki warna dominan hijau yang khas, yang berbeda dengan hijaunya batu bacan atau giok aceh. Dimana warna hijaunya tapak lebih muda dengan sedikit flek atau bercak hitam di dalam atau permukaannya. Namun ditemukan juga jenis giok sojol yang memiliki warna dominan hitam, merah bahkan pink.
  • Green sojol dikenal memiliki serat yang halus, seperti terlihat pada serat batu pirus namun dengan warna serat yang lebih beragam.
  • Batu Hijau Sojol biasanya ketika ditambang sudah dalam bentuk kristal yang baik (tidak / memiliki sedikit berkapur). Maka ketika disorot dengan senter akan terlihat tembus dengan bias warna hijau kekuningan. Tingkat kekerasannya 6-7,5 skala mohs, oleh karenanya batu ini ada yang mengkategorikan sebagai batu giok atau jade.

Bintik merah yang yang hadir merupakan mineral garnet jenis Almandine. Mineralisasi berupa pirit atau calcoirit hadir dalam bentuk ”spot” pada batuan tersebut. Penulis melakukan uji kekerasan batuan dilakukan dengan menggunakan “kuku jari” dan tidak memberikan bekas goresan. Berarti kekerasan batuan diatas 3 skala Mohs. Namun dengan menggunakan paku baja, batuan tergores dan meninggalkan cerat berwarna putih.

Nah itu dia sahabat penjelasan tentang batu giok sojol yang perlu anda ketahui sebagai pencinta batu akik selain untuk di jadikan hiasan batu akik ini bisa dijadikan alat untuk kesehatan lho sahabat dan bisa juga dijadikan bisnis jual beli. Download PDF
SeeCloseComments