Ciri_Ciri Batu Candel Poso yang Asli

Baca Cepat [Tampilkan]
Ratusan warga Poso, Sulawesi Tengah, tampak laut dalam kesenangan di lapangan alun-alun Sintuwu Maroso, Minggu, 10 Mei 2015. Lokasi tersebut sementara waktu disulap menjadi pusat pameran batu akik. 

Batu Candel
Gambar batu candel (sumber : google.com)

Dalam pameran batu akik tersebut, terjejal banyak model batu, mulai dari yang berbentuk bongkahan, hingga yang sudah berbentuk mata cincin. Yang menarik dari ajang tersebut yakni, dipamerkannya berbagai batu akik lokal yang jarang diketahui banyak orang. Beberapa di antaranya ialah batu Candel Touna yang diklaim bakal menyaingi kepopuleran Bacan. Keistimewaan batu ini sama seperti halnya Bacan, yakni dapat berproses alias 'hidup' dan dapat berubah warna. Untuk berproses, Batu Candel dikatakan hanya membutuhkan waktu satu tahun.


Batu Candel
Gambar batu candel (sumber : google.com)
Warna khasnya pun sama, yakni hijau. Selain itu, ada pula batu Muali yang berwarna hitam polos. Batu tersebut diketahui terdapat di wilayah Kecamatan Pamona. Batu lokal Poso jenis lainnya adalah batu Puna yang bermotif corak hijau putih, yang ditemukan di daerah aliran Sungai Puna di wilayah Poso Pesisir. "Pameran ini sengaja digelar untuk mempopulerkan batu lokal Poso. Supaya daerah lain juga dapat mengetahui, bahwa Poso juga memiliki batu yang menarik," tutur salah seorang panitia pameran, Panca. Selain itu, salah satu batu akik Poso yang menjadi pesona daya tarik pengunjung, kata Panca, ialah giok hitam (black jade) Watu Moali.

Batu jenis ini memang belum banyak diketahui oleh khalayak, termasuk warga Poso. Sebab, giok hitam Watu Moali ini memang baru ditemukan belum lama ini di sebuah lokasi pegunungan yang berada di wilayah Kecamatan Pamona Timur. 

Ciri-ciri batu candel yang asli : 

1. GRID A ciri-cirinya :
Bongkahan berwarna hitam legam/pekat keseluruhan tanpa ada corak atau semacam flek-flek.
Bila disenter, seluruh bagian pada bongkahan yang terkena cahaya akan masuk atau tembus minimal 5mm.
Seluruh bagian pada bongkahan akan lengket pada magnet.

2. GRID B ciri-cirinya :
Permukaan bongkahan tetap berwarna hitam pekat/legam.
Bila disenter hanya sebagian permukaan pada bongkahan yang terkena cahaya akan masuk atau tembus.
Tingkat daya lekat magnet tetap merata pada permukaan bongkahan.

3. GRID C ciri-cirinya :
Warna bongkahan tampak hitam kehijauan dan berflek-flek.
Cahaya belum masuk atau sangat sedikit tampak cahaya yang tembus.
Tingkat daya lekat magnet tidak merata pada permukaan bongkahan.

4. GRID S atau CANDEL SUPER. 

Batu Candel hanya dapat ditemukan pada daerah sulawesi tengah tepatnya daerah Ampana, selain dari itu tidak dapat dikatakan sebagai batu candel karena dilihat dari histori penemuannya. Batu candel juga dapat berproses sama seperti batu Bacan, namun bacan butuh waktu lama untuk berubah warna sedangkan Candel paling lama 1 tahun untuk berproses bahkan jika pemilik batu merawatnya dengan baik, candel sudah terlihat hasil prosesnya hanya dalam waktu 6 bulan. Hasil proses batu candel adalah berubahnya warna cahaya pada batu, bila disenter akan tampak cahaya berwarna hijau. 


Nah itulah yang dapat saya sampaikan tentang batu candel yang perlu anda ketahui selain batu-batu akik kali ini terdapat batu akik yang tidak kalah indah dan haragnya juga sangat menarik cocok untung kalangan masyarakat kita untuk segera dimiliki dan dijadikan hiasan atau bisnis jual beli batu akik.
Ratusan warga Poso, Sulawesi Tengah, tampak laut dalam kesenangan di lapangan alun-alun Sintuwu Maroso, Minggu, 10 Mei 2015. Lokasi tersebut sementara waktu disulap menjadi pusat pameran batu akik. 

Batu Candel
Gambar batu candel (sumber : google.com)

Dalam pameran batu akik tersebut, terjejal banyak model batu, mulai dari yang berbentuk bongkahan, hingga yang sudah berbentuk mata cincin. Yang menarik dari ajang tersebut yakni, dipamerkannya berbagai batu akik lokal yang jarang diketahui banyak orang. Beberapa di antaranya ialah batu Candel Touna yang diklaim bakal menyaingi kepopuleran Bacan. Keistimewaan batu ini sama seperti halnya Bacan, yakni dapat berproses alias 'hidup' dan dapat berubah warna. Untuk berproses, Batu Candel dikatakan hanya membutuhkan waktu satu tahun.


Batu Candel
Gambar batu candel (sumber : google.com)
Warna khasnya pun sama, yakni hijau. Selain itu, ada pula batu Muali yang berwarna hitam polos. Batu tersebut diketahui terdapat di wilayah Kecamatan Pamona. Batu lokal Poso jenis lainnya adalah batu Puna yang bermotif corak hijau putih, yang ditemukan di daerah aliran Sungai Puna di wilayah Poso Pesisir. "Pameran ini sengaja digelar untuk mempopulerkan batu lokal Poso. Supaya daerah lain juga dapat mengetahui, bahwa Poso juga memiliki batu yang menarik," tutur salah seorang panitia pameran, Panca. Selain itu, salah satu batu akik Poso yang menjadi pesona daya tarik pengunjung, kata Panca, ialah giok hitam (black jade) Watu Moali.

Batu jenis ini memang belum banyak diketahui oleh khalayak, termasuk warga Poso. Sebab, giok hitam Watu Moali ini memang baru ditemukan belum lama ini di sebuah lokasi pegunungan yang berada di wilayah Kecamatan Pamona Timur. 

Ciri-ciri batu candel yang asli : 

1. GRID A ciri-cirinya :
Bongkahan berwarna hitam legam/pekat keseluruhan tanpa ada corak atau semacam flek-flek.
Bila disenter, seluruh bagian pada bongkahan yang terkena cahaya akan masuk atau tembus minimal 5mm.
Seluruh bagian pada bongkahan akan lengket pada magnet.

2. GRID B ciri-cirinya :
Permukaan bongkahan tetap berwarna hitam pekat/legam.
Bila disenter hanya sebagian permukaan pada bongkahan yang terkena cahaya akan masuk atau tembus.
Tingkat daya lekat magnet tetap merata pada permukaan bongkahan.

3. GRID C ciri-cirinya :
Warna bongkahan tampak hitam kehijauan dan berflek-flek.
Cahaya belum masuk atau sangat sedikit tampak cahaya yang tembus.
Tingkat daya lekat magnet tidak merata pada permukaan bongkahan.

4. GRID S atau CANDEL SUPER. 

Batu Candel hanya dapat ditemukan pada daerah sulawesi tengah tepatnya daerah Ampana, selain dari itu tidak dapat dikatakan sebagai batu candel karena dilihat dari histori penemuannya. Batu candel juga dapat berproses sama seperti batu Bacan, namun bacan butuh waktu lama untuk berubah warna sedangkan Candel paling lama 1 tahun untuk berproses bahkan jika pemilik batu merawatnya dengan baik, candel sudah terlihat hasil prosesnya hanya dalam waktu 6 bulan. Hasil proses batu candel adalah berubahnya warna cahaya pada batu, bila disenter akan tampak cahaya berwarna hijau. 


Nah itulah yang dapat saya sampaikan tentang batu candel yang perlu anda ketahui selain batu-batu akik kali ini terdapat batu akik yang tidak kalah indah dan haragnya juga sangat menarik cocok untung kalangan masyarakat kita untuk segera dimiliki dan dijadikan hiasan atau bisnis jual beli batu akik. Download PDF
SeeCloseComments